Friday, July 31, 2009

penGaLAManMu

ku inginkn ada suatu hari...
ketika aku bangun daripada tidurku...
setitis embun menyentuh tubuhku di kala subuh...
ketika hampir fajar menjelma...
nyanyian burung kedengaran...
udara nyaman di sekeliling ku...
kehijauan alam jelas di ruang mataku...
menyedapkan hati dan jiwa ku...
ingin suatu hari...
masyarakat sekeliling ku saling tolong
menolong...
'cubit peha kiri peha kanan terasa jua'...
tiada yang susah antara mereka...
'susah senang sama dirasa'...
ingin suatu hari...
semua yang ada pada hari ini...
macam mana hendak ku jelaskan
itulah impian ku....
kenapa mereka tak turut sama merana
kenapa asyik kami yang kena
kenapa masih tiada lagi jawapannya,
Sampai bila kami dapat bertahan
sampai bila kami dapat bersabar
sampai bila kami akan tertekan
sampai bila ... sampai bila...
sampai aku jadi GILA!!!!!
Senja
untuk apa kau memapah aku
untuk lari dari kegelapan
sedangkan kau jua penghuni sebuah lara
panjang
untuk apa kau curahkan keringatmu
pada aku yang pernah kau ukirkan
sebuah pelantar kebencian.

kAlaULah aKU

Kalaulah aku..
seekor burung..
akan aku terbang tinggi...
tapi tak mungkin... tak mungkin...
kerana aku adalah aku...
seorang insan yang lemah..
Kalaulah aku..
seekor ikan...
akan aku berenang di lautan dalam...
tapi tak mungkin... tak mungkin...
kerana aku adalah aku...
seorang insan yang lemah...
Kalaulah aku...
sekuntum bunga...
akan aku hiasi dunia seindah yang mungkin...
tapi tak mungkin... tak mungkin...
kerana aku adalah aku...
seorang insan yang lemah...
Kalaulah aku air...
akan aku sirami Kuala Lumpur ini...
yang sedang diCATU air...
tapi tak mungkin.... tak mungkin...
kerana aku adalah aku...
seorang insan yang lemah...
Kalaulah aku...
Kalaulah aku...
Kalaulah aku...
kelakar..kelakar...
kalaulah aku...
Ahh mengarut semua itu...
Yang harus dihadapi ialah realiti bukan
fantasi....
cetusan minda
Di dalam mentari terpercik misteri
lambaian wajah umpama bidadari
kucapai namamu tegak baiduri
didalam lamunan kita menari
mimpi pasti,
datang dan pergi
namun pepohon tetap teguh
walau berbuah ranting rapuh
teguh matlamat jiwa utuh
disimbah racun tidakkan luruh.

...TEmaNkU..

Sekadar renungan kita bersama
Suatu cerita penyakit jiwa
Bukan sakit kat wad gila
Zahir sihat, jiwa merana
Pandanglah teman renungkan bersama
Manusia dinilai dari iman dan amalnya..
Minta petunjuk moga tak dipersia
Selagi pintu taubat masih terbuka
Isikan dada dengan ilmu agama....
Takkan merana dan rasa sengsara...
Kerana pasti kembali padaNya....
Kejauhan remang rembulan,
dedaun mengusik jendela,
mengapa lena tiada menyapaku,
sedang malam bertandang sudah,
dan embun menyiram tanah.
haruman bunga segar mengharum,
di halaman kelawar berlegar,
mengapa bukan aku itu?
marilah malam,
temanilah sepiku,
saujana alamku terbentang
mengapa...........?
tiada yang sudi bertamu ,
halaman ku kosong terbiar,
dan haruskah aku bermusafir diri,
mencari dalam remang malam..........

Thursday, July 23, 2009

lAMunAn

setiap detik malam yang berlalu,
sunyi menemani ku,
sepi menti kehadiranku,
xkala insan yang kunanti,
xku temuinya lg kini.....

hatiku sering kali berdetik,
menanti hari yang mendatang,
tapi kelak aku takut diriku kecundang kembali,
seperti semalam yang berlalu,
xade erti setiap waktu...

mungkin aku salah(
maafkn driku),
tapi bagilah aku peluang,
untuk aku teruskan perjalanan,
perjalanan yang xpasti ,
aku terpaksa tempuhi kini....

berikanlah aku semangat mu,
ajarkn ku tentang kehidupan,
pimpinlah aku ini agar,
aku tidak lupa perjalanan ku ini,
jangan sampai aku alpa,
dengan keindahan duniawi...

terima kasih atas segalanya ,
dirimu itu lah yang mengajarkan ku,
erti kehdupan dan kasih sayang,
setelah aku kecundang sblum ini,
kini aku bagun kembali,
mengejar misi dan visi yang xpasti ....

Tuesday, July 21, 2009

KenAnGAn riNDu

Ada rindu yang mendamaikan,
Ada rindu yang menyakitkan,
Ada rindu yang menyeksa,
Ada rindu yang membibitkan rasa,

Rasa sayang, rasa kasih, rasa cinta,
.......Cinta pada Penciptanya
.......Kasih pada yang melahirkannya
.......Sayang pada yang dirinduinya

Rindu....
Ungkapan yang ada kalanya mengasyikkan,
Ada tikanya memedihkan....

........dan aku...sang perindu...merinduinya...
Seumpama pungguk yang merindukan bulan...
Bulan yang dikejauhan....


Lalu...
Bagaimana harusku luahkan....
Rindu yang terpendam didasar hati...
Rindu yang menggetar jiwa...
Rindu yang tak terluah dengan kata-kata...
Ku terdengar bisikan bayu malam...
....Lihat saja pada alam,
Alam mampu meluahkan...
Ya...alam..Indah sungguh ciptaan-Mu tuhan..

Di saat itu,
Bila rindu menerjah di hati,
Ku tenung bintang...
Bintang yang menghiasi malam...
Meluahkan kerinduan dengan kerlipan...
Umpama diriku..merinduimu dikejauhan...

Bulan…
Terangilah malamnya..
Agar dapat ku tatapi wajahnya…

Laut....
Sampaikan bisikan ku pada ombak...
Agar membawa bersama pesanan rinduku...

Unggas...
Nyanyikanlah lagu rindu ku...
Agar dirinya tidak kesunyian...

Mentari...
Sinarilah harinya..
Agar terukir senyuman dibibirnya...
Buat yang dirindui…

Hiasilah dirimu dengan rimba kebahagiaanan…
Rimba yang akan ditemani bulan tatkala malam,
Dihiburkan sang unggas tika kesunyian…
Disinari mentari dikala dirimu kegelapan…
Agar tiada lagi titis kesedihan yang menghujanimu…

dan aku..
hanyalah sang perindumu...
berarak bersama awan...
memerhatikanmu dari kejauhan...
bersama RINDU yang terpahat dihati...

Monday, July 20, 2009

dIRimU iTu

Baru sejenak ku kenal diri mu
kunjungan yang tak disangka
diri ku terbawa ke alam maya
mencurah kata mencari teman

diri ku terpaut dengan sejarah mu
hati ku gembira dengan penampilan mu
kesunyian ku ditemani oleh menu mu
tetamu terhibur dengan persembahan mu

ada yang berduka dan gembira
kau biarkan meraka berhibur
sedang diri mu derita ditanggung
senyum wajah mu disebalik duka

TaMPamU DisISi

Rindu yang bermain di jiwa
Menggoda musim sepiku
Mengheret aku tenggelam
Dalam menungan yang panjang

Kepedihan ini
Menikam tajam hari-hariku
Detik waktu yang ku tunggu
Tanggungan derita
Penuh lara

Mestikah aku rebah
Tika belati tajam berbisa
Menusuk tubuhku

Mampukah aku berdiri
Saat kesaorangan begini
Sendiri tanpamu
Menghadap hidangan duka
Berpanjangan

Mampukah aku bersuara
Andai jeritan batin ini
Terpenjara diruang kamar tertutup
Tanpa simpati sesiapa

Sejuta sendu yang engkau tinggalkan
Di depan mataku
Sejuta resah menangani langkahku
Adakah hanya sebuah ilusi bagimu?

Kenangan demi kenangan
Bersamamu dulu
Mengusik resah jiwaku
Mampukah aku
Menghapus semua cerita iti
Mampukah aku
Mengusir detik seindah
Musim bunga berkembangan di taman...

keNYataAN

Ku cuba lelapkan mata
harapanku pabila dibuka nanti
tiada lagi
dunia yang bergoncang hebat
langit yang mendung serta
hujan yang jatuh menyembah
bumi tanpa henti...
jiwa yang penuh dengan
calar-balas warna kehidupan
warna yang bisa buatku
lemas dalam kerinduan dan penderitaan...

ku cuba lelapkan mata impianklu agar
ia tidak bisa dibuka lagi
tidak!
memang amalanku belum mencukupi
banyak dosa belum terampun
banyak hati yang masih terguris
banyak hutang yang belum dibayar
tapi....
aku benci hidup seperti ini
lemas ak dalam lombong kasih sayang
tercalar badanku dek ketajaman parang kecemburuan
melecur kulitku akibat api kerinduan
bertaburan gigiku pabila
aku tersembam di bumi dendam...

ku cuba lelapkan mata
tetapi tidak bisa
lalu aku membukanya
untuk menghadapi segalanya...

TenTAnG CIntA

Cinta itu perasaan jiwa semulajadi. Ia adalah fitrah yang menjadi salah satu sifat manusia. Ia wujud bila hati tertarik kepada yang dicintainya itu penuh emosi dan gembira kerana itu.

Dalam memenuhi keperluan untuk puas dalam cinta,manusia menghadapi krisis nilai. Insan yang mula jatuh cinta akan bersungguh untuk mencapai kepuasan dalam cinta itu. Ada yang menjadi buta dan kabur nilai akibat bercinta. Tapi bagi yang bijaksana mereka mendambakan cara yang sesuai dan mulia untuk memenuhi keperluan cintanya itu. Insan sebegini ingin hidup yang bersih dan penuh taqwa.

Sifat Cinta
Cinta itu suci,mahal dan tinggi tarafnya. Sifat cinta itu sempurna. Jika tidak, cinta akan cacat. Itulah cinta sebenar cinta.

Cinta Wujud Sejak Dilahirkan
Rasa cinta sedia wujud di dalam jiwa manusia sejak manusia itu lahir ke dunia. Cuma manusia akan melalui tahap-tahap kelahiran cinta bermula dari cinta kepada belaian ibu,membawa kepada cinta kepadakekasih dan akhirnya setelah puas mencari cinta suci,maka akan cinta kepada Tuhan Wujudnya cinta itu tidak dapat dilihat tapi dapat dirasa dan cinta sebenar cinta itu suci murni serta putih bersih.

Cinta Bersedia
Bila sampai masanya di setiap tahap-tahap cinta,maka Tuhan menjadikan manusia itu bersedia menerima cinta itu.Pada mulanya jiwa itu bersedia menerima cinta,lantas sedia pula untuk berkongsi rasa kewujudan dengan dikasihi. Sedia untuk mengikat setia serta saling memahami. Setia untuk dipertanggungjawapkan kerana cinta. Sedia untuk menyerah diri pada yang dicintai.

Cinta Itu Indah
Walaupun kewujudan cinta tidak bisa dilihat,tetapi cinta itu indah dan cantik. Cantiknya itu tulin dan tidak ia bertopeng.Bukan saja ia cantik malah suci murni,bercahaya gemerlap dan putih bersih.

Cinta Itu Mengharap Balasan
Cinta antara manusia itu berkehendak kepada jodoh atau pasangan,dari diri yang punya persamaan,dari diri yang asalnya satu.Bila dapat yang dicari, bermakna cinta itu menganggap telah bertemu yang paling sesuai dan secucuk dengan jiwanya,untuk bersatu kembali. Kehendak itu timbal balik sifatnya kerana manusia dalam bercinta tidak hanya menerima tapi juga menerima.

Cinta Itu Menakluki
Sifat cinta itu ingin menguasai. Dia mahu yang dikasihinya itu hanya khusus untuk dirinya. Dia tidak mahu ianya dikongsi dengan orang lain. Sifat ini menuntut hak untuk mencintai dan dicintai. Tapi,dalam pada ingin menakluki,ia juga ingin ditakluki sepenuhnya.

Cinta Itu Mengetahui
Pada asasnya sebenarnya cinta itu mengetahui. Orang yang bercinta tahu siapa yang patut dicintainya. Cinta tidak perlu bertanya.Manusia boleh jatuh cinta tanpa membaca ilmiah atau novel tentang cinta. Mereka tahu apa yang perlu dilakukan. Tapi,cinta cuma tahu bercinta.Ia tidak tahu akan peraturan cinta jika tiada diberikan panduan.

Cinta Itu Hidup
Cinta adalah ibarat manusia,boleh berputik,lalu mekar serta boleh layu dan gugur. Cinta itu punya deria dan perasaan. Cinta mendengar cinta,berkata cinta,melihat cinta. Cinta ada segala-galanya. Sayang, benci,cemburu,gembira,sedih,tenang,tertekan,ketawa dan menangis. Cinta itu hidup sampai satu ketika ia akan menemui mati.Tapi ramai orang berharap agar cinta itu kekal selagi dia masih hidup dan tetap hidup walaupun telah mati.

Cinta Itu Suci
Sebagaimana yang banyak dikatakan orang,cinta itu suci. Sucinya cinta bukan bermakna ia tidak mengharap balasan. Cinta mengharap balasan cinta. Sucinya cinta bermakna ia tidak bernoda dan tidak pula berdosa Itulah sifat asal cinta,ia suci bagaikan anak yang baru lahir. Mereka yang kenal erti cinta akan cuba mengekalkan cinta itu sesuci mungkin. Mengekalkan cinta suci bermakna menjauhkan ia dari godaan nafsu yang tidak ada batasan.Kerana nafsulah cinta suci jadi bernoda dan berdosa.

Cinta Itu Mempesona
Cinta itu bukan saja indah,tapi mempersonakan. Ia bukan kerana cinta itu nakal sifatnya tapi kerana ia suci dan bersih. Ia adalah sebagaimana anda melihat pada anak kecil yang comel dan bersih. Dia senyum pada anda dan merapati anda. Anda terpesona kerana bukan saja ianya comel,tapi kerana dia adalah insan yang tidak berdosa. Kerana sifat cinta yang mempersona ini selalunya manusia itu berbuat silap bila bercinta.Apa saja yang dilakukan oleh kekasihnya...mempersonakannya dan nampak cantik serta betul walaupun itu adalah satu dosa dan akan menodai cinta itu sendiri. Itulah juga yang menyebabkan orang yang bercinta itu walaupun seorang yang bijaksana,akan menjadi bodoh kerana pesona cinta. Akal itu mampu dikalahkan oleh nafsu.Nafsu itu tidak bisa dikalahkan melainkan jika anda sentiasa ingat kepada Tuhan Maha Pencipta.

Apakah itu Bukti Cinta?
Cinta perlukan bukti. Ramai orang percaya bahawa bukti cinta itu ialah mengorbankan atau menyerahkan apa saja yang kekasih anda mahu.Mereka percaya jika itu tidak berlaku,maka cinta itu tidak tinggi nilainya.

Sebenarnya anggapan itu tidak tepat. Jika anda beri semua yang dia mahu,apakah yang tinggal pada anda? Benarkah dia cinta pada anda bila dia mahukan pengorbanan anda?

Cinta sejati tidak memusnahkan atau merosakkan diri kekasih yang dicintai. Malah ia menjaga agar kekasih tetap suci dan selamat sebagaimana sucinya cinta itu sendiri