Monday, June 21, 2010

iMPiAN

SEBELUM KU PERGI
KU INTAI MIMPI SEMALAM
HARUM MEWANGI
MENYELINAP RINDU
SESEGAR MAWAR DINIHARI

SEBELUMKU PERGI
KUTABUR BUNGA IMPIAN
SEGENAP DERAP KENANGAN
BAUNYA MENGASYIKKAN
HIDANGAN RINDU BERTANDANG
MEMBASUH BERIBU KESEDIHAN

SEBELUMKU PERGI
KU TADAH BEKAS – BEKAS KELUKAAN
MENGUMPUL CALAR PERASAAN
DI SETIAP RUANG
MERAH PEKAT KEHITAMAN
PEDIH,DUKA KESAKITAN
BEKAL MEMORI MENDATANG

SEBELUM KU PERGI
INGINKU MILIKI SEMUA
HATI KUDUS MANJA
SEORANG INSAN
BERNAMA PEREMPUAN
AGAR SETIA SEPANJANG ZAMAN

SEBELUM KU PERGI
HARAP DAPAT KUHIRUP
PEMBERIAN KEMAAFAN
PENAMAT SALAM
MELABUH TIRAI
SATU PERHUBUNGAN

SEBELUMKU PERGI
INGINKU TERUS MENYAYANGI

SETELAH KU PERGI
ABADIKU SENTIASA DI HATIMU....

Saturday, June 12, 2010

taKDir HatI

Sampai kapan
Hati ini disimpan berlagu duka
Membentuk helaian kisah yang tak pasti
..lagi terjadi
..tak mahu terjadi
Kudus hendaknya..


Nun di sana masihkah bersinar
Tak pasti.. nampaknya
Terlindung atau sudah malap
..serinya
..kasihnya
Mungkin ada.. masih


Tapi tak bisa menyentuh
Membuang bagai mencabut duri
Menyakitkan.. berbekas tajam
Bukan sekadar berdarah..
..tapi berparut dalam
Meninggal ingatan..
..yang kuat hakikat melukakan..
Semalu hati.. sepilu jiwa

Wednesday, June 9, 2010

keSEsataN aRAh KU

Kau Selalu Dihatiku…
Namamu Indah Terpahat Didahan Cintaku
Namun Kini Kita Jauh…
Direntangi Mimpi Mengharapakan Aku Seperti Dulu
Akukah Pelaut Malang Yang Kehilangan Arah Dan Impian…
Kembang Cinta Gugur Berderai Bagai Mawar Yang Kelayuan
Kasih…
Aku Hanyalah Manusia Biasa
Dimasa Yang Lalu Kau Bangga Dengan Kejayaanku
Dimasa Yang Lalu Kau Bahagia Berlayar Bersamaku
Namun…
Aku Bukanlah Seseorang Yang Selalu Memiliki Segalanya
Mungkin Aku Hanyalah Pelaut Malang...
Yang Menghantam Karang Tersesat Dalam Pulau Kekosongan
Kasih…
Sudihkah Kau Melihatku Berdarah Tanpa Penawar…
Semusim Berjauhan, Seketika Itu Pula Hatimu Berubah…
Janji Yang Kau Ucapkan Menjadi Mimpi Ngeri
Kasih…
Jika Kau Berharap Aku Akan Membawakan Bulan Kepangkuanmu…
Itu Hanyalah Mimpi
Kasih…
Cinta Adalah Sebuah Kejujuran
Jika Kau Berfikir Dengan Ketulusan Hatimu…
Tanyalah…
Apakah…Kau Akan Menatapku Dan Menerimaku Apa Adanya

TikA INi

Hujan turun gerimis disaat kedinginan
Jatuh menimpa jendela hati ini
Tak dapat kutahan, perasaan ku

Sungguh tak kumengerti mengapa bisa begini
Tiada maksudku menyakiti hatimu…sayang
Maafkanlah

Kasih…
Hanya kau dihatiku seorang
Jangan benarkan hatimu merasa cemburu

doA DAkU

Ya Allah…
Seandainya telah engkau catatkan…
Dia adalah milikku, tercipta buatku
Satukanlah hatinya dengan hatiku
Titipkanlah kebahagian antara kami
Agar kemesraan itu abadi

Ya Allah Ya Tuhanku yang Maha Mengasihi
Seiringkanlah kami melayari hidup ini
Ketepian yang sejahtera dan abadi

Tetapi, Ya Allah…
Seandainya telah engkau takdirkan
Dia bukan milikku
Bawalah ia jauh dari pandanganku
Luputkanlah ia dari ingatanku
Dan peliharalah aku dari kekecewaan

Ya Allah Ya Tuhanku yang Maha Mengerti
Berikanlah aku kekuatan
Melontar bayangannya jauh ke dada langit
Hilang bersama senja nan merah…
Agar aku bisa bahagia
Walaupun tanpa bersama dengannya

Ya Allah…Yang Tercinta
Gantikanlah yang telah hilang
Tumbuhkanlah kembali yang telah patah
Walaupun tidak sama dengan dirinya

Ya Allah…Ya Tuhanku
Pasrahkanlah aku dengan takdirmu
Sesungguhnya apa yang telah Engkau takdirkan…
Adalah yang terbaik buatku
Karena Engkau Maha Mengetahui…
Segala yang terbaik buat hambaMu ini

Ya Allah…
Cukuplah Engkau saja yang menjadi pemeliharaku
Di dunia dan di akhirat
Dengarlah rintihan dari hambaMu yang daif ini
Jangan Engkau biarkan aku sendirian
Di dunia ini maupun di akhirat
Menjuruskan aku kearah kemaksiatan dan kemungkaran
Maka kurniakanlah aku seorang pasangan yg beriman
Supaya aku dan dia sama-sama dapat membina kesejahteraan hidup
Ke jalan yang Engkau redhoi
Dan kurniakanlah padaku keturunan yang soleh

Amin

Monday, June 7, 2010

SenYUmKu

pandangan senyumku ini
takkan difahami pembenci
takkan mampu diteka pencela
jauh sekali dierti pencari kesalahan diri ini

pandangan senyumku ini
sedikit sahaja dpat memahami
amat kurang yang menghargai
kerana berapa ramai sahaja yang mendalami

pandangan senyumku ini
pendamai diriku ini
penyembunyi dukaku ini
penghilang nestapaku ini
membuatkan aku terus berdiri
walau luka beribu di hati

yang tidak mengerti tidak kupinta perhatiannya
yang memahami tidak kupanggil pengorbanannya

biar aku dengan senyumanku ini
bahagia walau sendiri di hujung dunia.