Tuesday, December 15, 2009

keRAnAMu

Sapa sangka kan jadi begini....
Tiada ape yang perlu dinafikan lagi....
Sapa duga pesahabatan kita dulu....
Kini menjadi ikatan cinta kini.....
Rindu bertahun hilang sekelip mata....
Kerana ikatan kini .....
Tapi kini engkau jauh dimataku ini....
Aku tetap pasrah kerana diriku memhami....
Tapi mengapa sejenk waktu itu....
Mampu membuatkan diriku resah menantimu...
Mungkin engkau akan berjauhan lagi disisiku....
Diri terkpai disini....
Kesepian.....
Kerinduan....
Kesedihan....
Mungkin juga....
Tampa ada yang dapat menenangkan hati...
Mungkinkah enkau yang sebnarnya kunanti
Yang akan menjadi permaisuri....
Hidupku ini nanti....
Tapi masih banyak belum kufahami...
Pejalanan hidup mu kini....
Aku tetap menunggu....
Hingga akhir hayat ku ini.....

MunGKinKah TerJAdi

Andainya engkau jauh dari sisi ku,
Ketika dirimu termenung jauh dari pandangan,
Terasa titisan air yang mungkin menitis,
Kiranya tempias membasahi jendelamu,
Itulah air mataku mengingatimu,
Ketika engkau terhiris jemarimu,
Tanpamu sedari ada darah di jarimu,
Itulah tandanya sesuatu terjadi kepadaku,
Ketika enkau sihat belaka,
Andainya kau terbatuk,
Itulah tandanya aku termimpikanmu,
Andainya kau tersedar nanti,
Tika Al Quran mendayu di subuh sunyi,
Itulah tandanya aku pergi dulu sebelummu....

Saturday, December 5, 2009

diRIku TEtAp beGinI

Aku Akan terus Berdiamiam!!!!meski ….pun....
bagi sejumlah detik masa yang tersia kerana ku ini...

Aku akan trus memilih diam.....

Aku memilih diamkan diri...
Bukan untuk berteman dengan kesunyian....

bukan juga bermain dengan fantasi diriku ....

Hanya ingin puaskan keadaan.....
Agar kau dapat menikmati
Sendiri....

Aku akan terus dan tetap memilih untuk mendiamkan diri....
Tidak untuk berkawan dengan bayangan....
Sekedar berharap balikkan kenyataan....
Hingga kau sadari
Sendiri.....

Tak beda denganmu....
Yang terpojok di kursi itu....
Berhayal semua ini adalah keabadian yang tidak pasti tapi menghyati....
Tunggu saja waktumu menyuarakan kata-kata dari bibir mu...
Sendiri....

Aku juga mungkin sepertimu...
Tak perlu pula ku pungkiri segalanya...
Aku akan diam, entah....
Tak perlu juga ku jaduwalkan
Sendiri...

Seperti kolektor seribu topeng
tawa
senyum
setia
menunggu
memaafkan
melupakan
melupakan
melupakan
melupakan
melupakan
melupakan
sesuatu…

Aku tidak lagi miliki wajahnya...
perempuan yang kehilangan bentuknya...
meleburkannya dalam diam
pelan-pelan...
dan berusaha bertahan...
untuk memenangkan diri ku....
untuk menenangkan diri ku....
pelan-pelan....
dalam diam....

banyak yang mesti disyukuri dalam hidup ini..

hmm..lagi malas nak pikir lagi sebenernya...

aku....

akan terus berhayal jika diriku kesepian....


PasRAh deNGan pErnANtiAn

pada pagi yang dingin yang tenang, pada angin yang berhembus yang menyapa kepipi ku, kutitipkan salam untukmu wahai kekasih fantasiku. Bawakan sebait doa penguat kalbu dan rindu, Ada kerinduan yang menoreh dasar hati kecil ku ini, kerinduan kepada mu sahabat jiwa. Dimensi ruang telah menempatkan kita pada bidang berulang, ada jarak yang memisah kita. seketika ini Tapi syukurlah, pada hakikat ukhuwah menjadikannya hanya sebagai membatas raga, jiwa kita tetap tertaut dalam sebuah ikatan yang kukuh setguh cinta yang kita bina bersama, sekukuh hujaman gunung ke permukaan bumi.

aku lemparkan haran pada awan yang berarak, ku gantungkan harap tuk berjumpa dengan mu. seketika nanti, Agar disuatu masa, hangatnya ukhuwah tidak hanya berupa aksara, tetapi menjelma menjadi tegur sapa penghangat jiwa kita. Bergandeng tangan ringankan beban, lalui bersama kukuhkan perjuangan percintaan kita ini.

aku hanyutkan melalui air yang mengalir, ku sampaikan kepadamu kerinduan yang mendalam mggkin enkau tidak pasti apa sebnarnya yang terjadi. hanya pasir dan matahari mengetahui, bahwa aku mencintaimu karena Allah.

aku pasti nanti akan suatu masa kita berjumpa kembali, mengurai rindu menebar cinta, untuk harapkan keredaaan-Nya . Semoga……..Allah memberkati cinta kita yang kita bina ini...

"Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui bahwa hati-hati ini telah berkumpul untuk mencurahkan mahabbah hanya kepada-Mu, bertemu untuk taat kepada-Mu, bersatu dalam rangka menyeru (di jalan)-Mu, dan berjanji setia untuk membela syariat-Mu, maka kuatkanlah ikatan pertalianya, ya Allah, abadikanlah kasih sayangnya, tunjukanlah jalanya dan penuhilah dengan cahaya-Mu yang tidak pernah redup, lapangkanlah dadanya dengan limpahan iman dan keindahan tawakal kepada-Mu, hidupkanlah dengan ma’rifah-Mu dan matikanlah dalam keadaan syahid dijalan-Mu. Sesungguhnya Engkau sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong".

aku pasti penantian ku ini bukan satu kesilapan dan keputusan ku ini kehendak dari Mu .... aku akan terus pasrah melalui segala rintangan ku kuhadapi dengan tabah....