dalam gerimis salju yang menitis
dingin sedingin cintamu itu
aku termanggu terpaku
dungu menti mu
menungu terus menungu
salju menitis-nitis membasahi ku
setitik demi setitik menerpaku
dari pohon trus itu
sepi dikalbuku menjentik-jentik
aku masih menti pasti
terus menanti sampai kapan
kalimah keramat,dari
bibir mugilmu itu
namun tetap kau membisu
membiarkan pilu berlalu
dihatiku terus membeku
"masikah kau meragui ku"??
kau menunduk sayu
tiada jawapan
hanya tangisan yang menemanimu
aku pun terus menderapkan sepatu
melangkah meningalkan harapan
meningalkan mu di bangku kayu
meningalkan sekujur tubuh yang kaku layu
:::kuci hatimu itu buka ada pada ku
maafkan ku buat sekian kali
andai hadirku ini mengundang luka pada sanubari.....
No comments:
Post a Comment